Pages

Senin, 18 April 2011

kuat yang hambar


Mata menyipit ditilik oleh cahaya terang
Disapu oleh angin yang datang mewaktu dalam keselarasan
Sementara ombak pastilah datang di setiap waktu
Di setiap jeda tarikan nafas, menghela
Abu-abu pasir pantai
Serupa dengan air laut
Bervariasi dengan buih-buih putih
Tidak ada yang berubah
Kecuali sampah-sampah plastik yang berserakan memenuhi garis pantai
Menghalangi gerak penyu-penyu untuk ke tengah laut
Apa yang menarik dari semua itu?
Tidak ada kisah, tidak ada denyut perasaan yang meledak-ledak
Hari berlalu tak terasa, merekam jejak tualang seorang lelaki
Dia yang terdampar di bibir pantai
Kini dalam kedalaman , sesak
Menampar ombak dengan gempalan kuat
Namun hambar, tak berasa ...

0 komentar:

Posting Komentar